Rabu, 24 Maret 2010

Edit Sederhana Foto Kita Di Photoshop (dari Postingan Tetangga)

Photo First Aid ( Pertolongan Pertama Pada Foto )


Sekarang kita tinggalin dulu efek-efek foto yang aneh-aneh.. hehehe.. saya mau berbagi pengalaman aja gimana cara memperbaiki foto yang gak sesuai dengan keinginan kita..


Kadang kita suka mengeluh kalo hasil foto gak sesuai dengan yang diharapkan… tapi selama foto itu gak ngeblur atau berbayang, gelap banget sampe gak keliatan objek nya, dan image size nya besar.. semua bisa diatasi dengan photoshop..


Foto yang nge-blur atau berbayang bisa juga diperbaiki.. hanya ada 1 cara nya.. Foto ulang !! hehehe.. sampe sekarang saya blum nemu software buat ngebetulin foto yang ngeblur atau berbayang..


Sekarang saya akan tulis tentang efek-efek yang bisa dipake buat ngebenerin foto yang gak sesuai dengan yang kita mau .. Efek ini biasa saya pake kok.. Efek nya sangat sederhana dan gampang diaplikasikan .. bisa untuk photoshop versi apa aja.. moga-moga bisa bermanfaat.


Membuat Foto Menjadi Lebih terang tapi Soft


Buka foto yang mau kita perbaiki


efek photo 1


Duplikat layer gambar /background dengan menekan CTRL + J


efek photo 2


Di layer hasil duplikat kita kasih gaussian blur..


Klik Filter > Blur > Gaussian Blur


efek photo 3


Lalu layer efek nya diubah menjadi Screen


efek photo 4


Hasil Akhirnya


efek photo 5


Cobain buat foto-foto Outdoor.. pasti keren.. ! Cara yang simple blum tentu jelek hasilnya.. tul ga?


Mempertajam Foto


Efek ini saya pake biasanya untuk foto-foto yang keliatan kurang kontras, atau kurang tegas warna nya atau kurang apa ya.. pokoknya kurang.. hehehe..


buka foto yang kurang


efek photo 6


Klik Image > Adjustment > Curve


efek photo 7


Klik Sample image to set Black point ( gambar icon nya Pipet dengan tinta hitam )


Klik di tempat yang berwarna gelap.. kalo kurang sesuai klik di tempat lain.. ( di test aja yaa .. sampe sesuai dengan selera )


efek photo 8


Kalo udah sesuai dengan yang diinginkan silahkan klik OK


hasil nya :


efek photo 9


Keliatan lebih tajem kan ? hehehe.. just Try it !


Membuat Background lebih Blur ( lebih Bokeh kalo kata orang Photo )


Buka foto dengan blur yang gak sesuai dengan keinginan


efek photo 10


Duplikat layer gambar atau layer background dengan menekan CTRL + J


efek photo 11


Klik Filter > Blur > Gaussian Blur


efek photo 12


sesuaikan radius nya dengan resolusi foto ( nilai radius gak usah sama )


Klik Eraser Tool , Klik kanan di gambar lalu pilih Soft Round dengan ukuran 200 px ( gak harus sama , tergantung resolusi foto juga )


efek photo 13


Hapus di objek gambar nya..


efek photo 14


hasilnya :


efek photo 15


Lebih ngeblur kan ?


Silahkan dicoba .. efeknya digabung-gabung juga bisa kok.. coba .. coba.. coba..







Artikel Photo First Aid ( Pertolongan Pertama Pada Foto ) ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Cara Membuat Foto manjadi Vektor,

Rabu, 20 Januari 2010

Larangan Islam Perihal Menyambung Rambut

huuuuuuft.....!!
beberapa hari ini seorang teman perempuan meminta aku untuk mencari tau/bertanya sama orang yang mengerti hukum agama (Islam), perihal menyambung rambut...wuih..!! aneh2 ni cewek!!! hu..klo dah cantik ya tetap cantik gak usah di poleh pke sambung rambut segala...hihii...kurang lebih seperti itu kata hati ku bicara...!!

akhirnya aku mulai bertanya ke beberapa teman perihal hukum menyambung rambut dalam Islam...akhirnya aku dapat jawaban dari teman-teman ku...

hey bro..? tau gak hukum Islam menyambung rambut???..
waduh klo itu aku gak tau......, ya...h...!!! capek dech..!!
kurang lebih seperti itu teman ku menjawab...sungguh jawaban yang ironis...hiks..hiks..

hari eksekusi pun tiba...hiii serem juga kata-katanya ya...hihii...
maksud aku tiba juga hari nya dimana aku menjanjikan jawaban yang pas dan legal menurut pandangan Islam,

HP pun berdering.., wah dari Dinda ..!! Assalamualaikum..
waalaikum salam, jawab ku...
bang gimana sudah dapat hukum nya ,...?, kata Dinda!!
treng-treng..!!!
belum...!! jawab ku..!!

hah..!!! kemana aja lho...!! teriak nya di HP,
karena nampak kemarahan dan kekecewaannya aku jadi malu..sambil cengar-cengir hihii...

oops..!! sabar mbak ayu..!!, kata ku memberi harapan dan menenangkannya..!!
karena aku berada di depan komputer yang tersambung internet (kebetulan warnet ku)...

aha...!!! oke bentar ya...!! aku bilang sama Dinda,
ideku langsung muncul untuk berkonsultasi langsung dengan Mbah Google..., langsung mbah google ngasih beberapa jawaban dan semuanya ialah.....
Termasuk perhiasan perempuan yang terlarang ialah menyambung rambut dengan rambut lain, baik rambut itu asli atau imitasi seperti yang terkenal sekarang ini dengan nama wig.

Imam Bukhari meriwayatkan dari jalan Aisyah, Asma', Ibnu Mas'ud, Ibnu Umar dan Abu Hurairah sebagai berikut:

"Rasulullah s.a.w. melaknat perempuan yang menyambung rambut atau minta disambungkan rambutnya."

Bagi laki-laki lebih diharamkan lagi, baik dia itu bekerja sebagai tukang menyambung seperti yang dikenal sekarang tukang rias ataupun dia minta disambungkan rambutnya, jenis perempuan-perempuan wadam (laki-laki banci) seperti sekarang ini.

Persoalan ini oleh Rasulullah s.a.w, diperkeras sekali dan digiatkan untuk memberantasnya. Sampai pun terhadap perempuan yang rambutnya gugur karena sakit misalnya, atau perempuan yang hendak menjadi pengantin untuk bermalam pertama dengan suaminya, tetap tidak boleh rambutnya itu disambung.

Aisyah meriwayatkan:

"Seorang perempuan Anshar telah kawin, dan sesungguhnya dia sakit sehingga gugurlah rambutnya, kemudian keluarganya bermaksud untuk menyambung rambutnya, tetapi sebelumnya mereka bertanya dulu kepada Nabi, maka jawab Nabi: Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang minta disambung rambutnya." (Riwayat Bukhari)

Asma' juga pernah meriwayatkan:

"Ada seorang perempuan bertanya kepada Nabi s.a.w.: Ya Rasulullah, sesungguhnya anak saya terkena suatu penyakit sehingga gugurlah rambutnya, dan saya akan kawinkan dia apakah boleh saya sambung rambutnya? Jawab Nabi: Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang minta disambungkan rambutnya." (Riwayat Bukhari)

Said bin al-Musayib meriwayatkan:

"Muawiyah datang ke Madinah dan ini merupakan kedatangannya yang paling akhir di Madinah, kemudian ia bercakap-cakap dengan kami. Lantas Muawiyah mengeluarkan satu ikat rambut dan ia berkata: Saya tidak pernah melihat seorangpun yang mengerjakan seperti ini kecuali orang-orang Yahudi, dimana Rasulullah s.a.w. sendiri menamakan ini suatu dosa yakni perempuan yang menyambung rambut (adalah dosa)."

Dalam satu riwayat dikatakan, bahwa Muawiyah berkata kepada penduduk Madinah:

"Di mana ulama-ulamamu? Saya pernah mendengar sendiri Rasulullah s.a.w. bersabda: Sungguh Bani Israel rusak karena perempuan-perempuannya memakai ini (cemara)." (Riwayat Bukhari)

Rasulullah menamakan perbuatan ini zuur (dosa) berarti memberikan suatu isyarat akan hikmah diharamkannya hal tersebut. Sebab hal ini tak ubahnya dengan suatu penipuan, memalsu dan mengelabui. Sedang Islam benci sekali terhadap perbuatan menipu; dan samasekali antipati terhadap orang yang menipu dalam seluruh lapangan muamalah, baik yang menyangkut masalah material ataupun moral. Kata Rasulullah s.a.w.:

"Barangsiapa menipu kami, bukanlah dari golongan kami." (Riwayat Jamaah sahabat)

Al-Khaththabi berkata: Adanya ancaman yang begitu keras dalam persoalan-persoalan ini, karena di dalamnya terkandung suatu penipuan. Oleh karena itu seandainya berhias seperti itu dibolehkan, niscaya cukup sebagai jembatan untuk bolehnya berbuat bermacam-macam penipuan. Di samping itu memang ada unsur perombakan terhadap ciptaan Allah. Ini sesuai dengan isyarat hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas'ud yang mengatakan "... perempuan-perempuan yang merombak ciptaan Allah."19

Yang dimaksud oleh hadis-hadis tersebut di atas, yaitu menyambung rambut dengan rambut, baik rambut yang dimaksud itu rambut asli ataupun imitasi. Dan ini pulalah yang dimaksud dengan memalsu dan mengelabui. Adapun kalau dia sambung dengan kain atau benang dan sabagainya, tidak masuk dalam larangan ini. Dan dalam hal inf Said bin Jabir pernah mengatakan:

"Tidak mengapa kamu memakai benang."20

Yang dimaksud [tulisan Arab] di sini ialah benang sutera atau wool yang biasa dipakai untuk menganyam rambut (jw. kelabang), dimana perempuan selalu memakainya untuk menyambung rambut. Tentang kebolehan memakai benang ini telah dikatakan juga oleh Imam Ahmad.21


Halal dan Haram dalam Islam
Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi
Alih bahasa: H. Mu'ammal Hamidy
Penerbit: PT. Bina Ilmu, 1993

Kamis, 17 Desember 2009

PESAN BERANTAI GW300