Jumat, 18 September 2009

Hal-hal Y ang Perlu Direnungkan Di Bulan Ramadhan

Sudah lama juga saya enggak postingin blog tercinta ini, kali ini saya dapat tulisan yang bagus banget menurut saya sich!! Cumin untuk sekedar jadi bahan tambahan perenungan kita di bulan yang BBM Bulan berkah dan maghfirrah) ini, saya lebih tertarik membaca artikel-artikel Islami kayak artikel berikut yang saya dapat dari blog, apa ya namanya??? Lupa nyatet hihi… pi demi Dakwah gak apa-apalah enggak nyantumin alamat aslinya..,
‘ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN’,
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,
“Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”. Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.”
Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata,

“Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.
“Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.
“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”,
tanyaku.
“Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ” Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih”.

“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanyaku.
“Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata,’ALHAMDULILLAHI RABBILAALAMIIN, Terima kasih, Tuhan’ “.”Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri”, tanyaku.
Malaikat-ku menjawab,
“Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini. “Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia. “Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
Juga…. “Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan …engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.
“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat …. Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.

“Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian … maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.

“Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan… maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.
“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.
“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa dirahmatinya kita semua.
“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu’ “.(QS:Ibrahim (14) :7 )
Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih: “Terima kasih, Allah! Terima kasih, Allah, atas anugerahmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi”.

Rabu, 26 Agustus 2009

Contoh Selebaran Dakwah Menyambut Bulan Ramadhan

TIPS PERSIAPAN BULAN RAMADHAN
www.studikhairat.blogspot.com

Tentunya ada diantara sahabat yang merasa kebingungan, mengenai apa-apa saja yang harus dan perlu dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan. Untuk itu, bisa diterapkan persiapan-persiapan berikut ini :"*
**
*Pertama*, *I'dad Ruhi Imani, *yakni persiapan ruh keimanan.

Orang – orang yang saleh biasa melakukan persiapan ini seawal mungkin sebelum datang Ramadhan. Bahkan mereka sudah merindukan kedatangannya
sejak bulan Rajab dan Sya'ban. Biasanya mereka berdoa : "*Ya Allah,
berikanlah kepada kami keberkatan pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta
sampaikanlah kami kepada Ramadhan*."

Dalam rangka persiapan ruh keimanan itu, dalam surah At-Taubah Allah melarang kita melakukan berbagai maksiat dan kedzhaliman sejak bulan Rajab.
Tapi bukan berarti di bulan lain dibolehkan. Hal ini dimaksudkan agar
sejak bulan Rajab kadar keimanan kita sudah meningkat. Boleh dikiaskan,bulan
Rajab dan Sya'ban adalah masa pemanasan *(warming up),*sehingga ketika memasuki Ramadhan kita sudah bisa bisa menjalani ibadah shaum dan sebagainya itu bak sudah terbiasa.

*Kedua, *adalah *I'dad Jasadi, *yakni persiapan fisik.

Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari
biasanya. Sebab, jika fisik lemah, bisa-bisa kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al- Qur'an, biasa bangun malam (*qiyamul-lail*), dan meningkatkan aktivitas saat berkecimpung dalam gerak dinamika masyarakat.

*Ketiga*, adalah *I'dad Maliya*h, yakni persiapan harta.

Jangan salah faham, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan buka puasa atau hidangan lebaran sebagaimana tradisi kita selama ini. Memersiapkan
harta adalah untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhanpun merupakan
bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda
dibandingkan bulan-bulan biasa.

*Keempat, *adalah *I'dad Fikri wa Ilmi, *yakni persiapan intelektual dan keilmuan*. *

Agar ibadah Ramadhan bisa optimal, diperlukan bekal wawasan dan *tashawur *(persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Caranya dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan. Kegiatan ini berguna untuk mengarahkan kita agar beribadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW, selama Ramadhan. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengan perlbagai jenis ibadah, atau menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa, juga penting untuk dipersiapkan.

Semoga persiapan kita mengantarkan ibadah shaum dan berbagai ibadah lainnya, sebagai yang terbaik dalam sejarah Ramadhan yang pernah kita lalui.
Aamiin.

Seluruh Jajaran Pengurus, Anggota & Senior Remaja Masjid Al-Huda Mengucapkan
Marhaban Ya Ramadhan







BADAN KOMUNIKASI PEMUDA REMAJA MASJID AL-HUDA

Marhaban Ya Ramadhan


12 Langkah Agar Puasa Kita Sempurna
www.studikhairat.blogspot.com
Agar puasa kita dapat sempurna ada beberapa tips yang mesti kita perhatikan. Untuk itu Al-Madina mencoba mengangkat sebuah tulisan dari Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Jarullah dalam buku beliau yang berjudul Risalah Ramadhan tentang langkah-langkah menggapai kesempurnaan ibadah puasa yang berisikan:
1. Makanlah sahur, sehingga membantu kekuatan fisikmu selama berpuasa. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah."
(HR. Bukhari dan muslim)
"Bantulah (kekuatan fisikmu) untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan tidur siang ". (HR. Ibnu Khuzaimah)
2. Akan lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus. Hanya saja harus hati-hati untuk itu anda hendaknya telah berhenti dari makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar, agar anda tidak ragu-ragu.
3. Segeralah berbuka jika matahari benar-benar telah tenggelam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Manusia ssenantiassa dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur" (HR. Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi)
4. Usahakan mandi dari hadats besar sebelum terbit fajar, agar bisa melakukan ibadah dalam keadaan suci.
5. Manfaatkan bulan ramadhan dengan sesuatu yang terbaik yang pernah diturunkan di dalamnya, yakni membaca Al Quran.
"Sesungguhnya Jibril alaihis salam selalu menemui Nabi shallallahu alaihi wa salllam untuk membacakan Al Quran baginya."
(HR. Al Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu)
Dan pada diri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ada teladan yang baik bagi kita.
6. Jagalah lisanmu dari berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengolok-olok serta perkataan mengada-ada. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum." (HR. Al Bukhari)
7. Hendaknya puasa tidak membuatmu keluar dari kebiasaan. Misalnya cepat marah dan emosi hanya karena sebab yang sepele, dengan dalih bahwa engkau sedang puasa. Sebaliknya, mestinya puasa membuat jiwamu tenang, tidak emosional. Dan jika anda diuji dengan seorang yang jahil atau pengumpat, ia jangan anda hadapi dengan perbuatan serupa. Nasehatilah dia dan tolaklah dengan cara yang lebih baik.
Ucapan itu dimaksudkan agar ia menahan diri dan tidak melayani orang yang mengumpatnya. Disamping, juga mengingatkan agar ia menolak melakukan penghinaan dan caci-maki.
8. Hendaknya anda selesai dari puasa dengan membawa takwa kepada Allah, takut dan bersyukur kepada-Nya, serta senantiasa istiqamah dalam agama-Nya. Hasil yang baik itu hendaknya mengiringi anda sepanjang tahun. Dan buah paling utama dari puasa adalah takwa, sebab Allah berfirman: "Agar kamu bertakwa"(Al-Baqarah: 183).
Jagalah dirimu dari berbagai syahwat (keinginan), bahkan meskipun halal bagimu. Hal itu agar tujuan puasa tercapai, dan mematahkan nafsu dari keinginan..
9. Hendaknya makananmu dari yang halal. Jika kamu menahan diri dari yang haram pada selain bulan Ramadhan maka pada bulan Ramadhan lebih utama. Dan tidak ada gunanya engkau berpuasa dari yang halal, tetapi kamu berbuka dengan yang haram.
10. Perbanyaklah bersedekah dan berbuat kebajikan. Dan hendaknya kamu lebih baik dan lebih banyak berbuat kebajikan kepada keluargamu dibanding pada selain bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadhan.
11. Ucapkanlah Bismillah ketika kamu berbuka seraya berdo'a:
"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan atas rezki-Mu aku berbuka. Ya Allah terimalah daripadaku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"
Semua dakwah untuk menambah ilmu-ilmu agama ini bisa didapatkan di Internet,
=Semoga bermanfaat=

“Ayo!!! Kita Bantu Panggalangan Dana Pembangunan Masjid Al-Huda”

Redaksi :

REMAJA MASJID AL-HUDA

Sponsor by :

BKM AL-HUDA

DIRANET
Warnet & Ponsel

DIRA SEPAKAT MOTOR
Cash & Credit Sepeda Motor

DIRA SEPAKAT SERVICE
Service Kendaraan Bermotor

www.studikhairat.blogspot.com
Tempat berkreasi Remaja Masjid Al-Huda

Rabu, 12 Agustus 2009

Mengapa Bomber Dijuluki 'Calon Pengantin'


Sketsa dua tersangka bom bunuh diri Hotel JW Marriott & Ritz Carlton

VIVAnews - Nama pria asal Malaysia, Noordin M Top tenar di Indonesia sebagai teroris. Noordin diduga ada di balik sejumlah kasus bom bunuh diri di Indonesia. Salah satu keahlian Noordin yang paling menonjol adalah kemampuannya merekrut calon bomber bunuh diri atau 'calon pengantin'.

Mengapa bomber dijuluki sebagai calon pengantin? Teman dekat Noordin M Top, Abu Wildan mengatakan istilah tersebut sesuai dengan keyakinan si bomber. "Karena dia akan meninggal dunia, kalau merasakan akan syahid, mungkin diterima disisi Allah, otomatis masuk ke surga firdaus," kata Abu Wildan seperti yang ditayangkan tvOne, Selasa 11 Agustus 2009.

Istilah 'calon pengantin' juga terkait imbalan yang dipercaya oleh bomber. "Di surga mereka akan disediakan bidadari-bidadari," tambah Abu Wildan.

Reputasi Noordin sebagai perekrut bom bunuh diri, dibenarkan Wildan. Noordin, tambah dia, adalah sosok yang tutur katanya bagus dan pintar berkata-kata. Wildan mengatakan tak ada unsur penipuan yang dikatakan Noordin pada para calon bomber bunuh diri.

"Tidak akan ditipu, diyakinkan seyakin-yakinnya, diberi tausiah dengan yakin. Bismilahlah, dia berangkat," tambah Wildan.

Dalam pengeboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009, jaringan Noordin berhasil merekrut dua 'calon pengantin' yakni Dani Dwi Permana (18), bomber Hotel JW Marriott dan Ikwan Maulana dari Pandeglang, bomber Hotel Ritz Carlton.

Kepala Kepolisian, Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengatakan sesuai dengan keterangan tersangka Amir Ibrahim, ada dua orang yang sudah dipersiapkan sebagai bomber, yakni Ibrahim, florist di Hotel Ritz Carlton dan Yayan alias Gepeng. Sasarannya, Istana Negara dan kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Rencana ini digagalkan polisi dalam penggerebekan di Perumahan Puri Nusapala, Kelurahan Jati Luhur, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, Sabtu 8 Agustus 2009 dini hari.

****

Bukan kali ini saja Noordin dan jaringannya merekrut para 'calon pengantin'. Berikut daftar para calon pengantin berdasarkan penelusuran VIVAnews:

Noordin dan jaringannya diyakini merekrut pelaku bom bunuh di Bali pada Bali 2002 yang menewaskan 202 orang, Iqbal alias Arnasan alias Lacong

Setahun kemudian, Noordin kembali merekrut pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott pada tahun 2003, Asmar Latin Sani serta Heri Golun, pelaku peledakan Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada tahun 2004.

Demikian pula dengan tiga pelaku bom bunuh diri dalam peristiwa Bom Bali II tahun 2005. Muhammad Salik Firdaus dari Cikijing, Majalengka, Jawa Barat - pelaku peledakan di Kafé Nyoman, Misno alias Wisnu (30), dari Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah - pelaku peledakan di Kafé Menega, dan Ayib Hidayat (25), dari Kampung Pamarikan, Ciamis, Jawa Barat.

Adapun mereka yang pernah mendapat gemblengan untuk aksi bunuh diri namun kemudian dibatalkan adalah Anif Solchanudin. Dia direkrut sebagai pelaku bom bunuh diri yang keempat untuk Bom Bali II. Dia ditangkap pada November 2005, dengan tuduhan menampung Noordin.

Kemudian Apuy — Syaiful Bahri– anggota Ring Banten dari Cigarung, Sukabumi, terlibat dalam bom Kedubes Australia 2004. Dia juga awalnya terpilih sebagai calon pelaku bom bunuh diri. Ditangkap November 2004 di Bogor, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, September 2005.

Nasib serupa juga dialami Chandra alias Farouk. Diduga awalnya dia direkrut untuk bunuh diri. Namun batal, dia hanya menampung Noordin dalam pelariannya.